
PALEMBANG – Manajemen Radio Republik Indonesia (RRI) Palembang menerima kunjungan dan audiensi dari perwakilan Sanggar Sastra RRI, yang berlangsung di Ruang Tamu Kepala Stasiun (Kepsta) RRI Palembang, pada Kamis, 7 Mei 2026 lalu. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk membahas berbagai kerja sama dan pengembangan karya sastra serta budaya di lingkungan penyiaran publik.
Kegiatan audiensi ini dihadiri langsung oleh Bapak Dr. Maulan Irwadi, SE., M.Si, Ak. CA, CSRS, selaku Deklamator Sanggar Sastra RRI sekaligus Pj. Rektor Universitas Sjakhyakirti, yang turut hadir memberikan pandangan serta dukungan terhadap kolaborasi antara dunia pendidikan, kesenian, dan lembaga penyiaran. Dalam suasana diskusi yang hangat dan penuh keakraban, para peserta pertemuan membahas rencana program, penyajian karya sastra di siaran RRI, hingga upaya melestarikan nilai budaya daerah melalui konten-konten kreatif yang edukatif dan menghibur.
Pihak manajemen RRI Palembang menyambut baik kedatangan tamu dari Sanggar Sastra RRI serta perwakilan dari Universitas Sjkahyakirti. Ditekankan bahwa RRI sebagai lembaga penyiaran publik selalu membuka ruang seluas-luasnya bagi para pegiat seni, sastra, dan akademisi untuk berkolaborasi, berbagi gagasan, dan mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat luas melalui gelombang siaran.
Sementara itu, Pj. Rektor Universitas Sjkahyakirti menyampaikan apresiasi atas inisiatif pertemuan ini. Ia menilai kerja sama ini sangat strategis untuk menjembatani dunia pendidikan dengan dunia media, sekaligus menjadi sarana efektif memperkenalkan karya sastra dan potensi budaya lokal kepada khalayak yang lebih luas. Diharapkan, hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dengan program kerja nyata, produksi konten sastra berkualitas, serta kegiatan bersama yang bermanfaat bagi pengembangan budaya di Sumatera Selatan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif, ditandai dengan tukar pikiran yang mendalam serta kesepakatan untuk memperkuat hubungan kerja sama di masa mendatang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini semakin menegaskan komitmen bersama dalam menjaga dan memajukan warisan budaya serta sastra daerah melalui jalur penyiaran publik.
