
PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Pajak Tahun 2026, Universitas Sjakhyakirti (UNISTI) Palembang mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis kebijakan negara melalui partisipasi aktif dalam Forum Silaturahmi dan Dialog Perpajakan yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (15/7).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ampera, Gedung Kanwil DJP Sumsel-Babel mulai pukul 08.30 WIB ini mengangkat tema sentral “Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global”. Universitas Sjakhyakirti diwakili secara langsung oleh Pj. Wakil Rektor I, Ibu Dr. Mariana Purba, M.Kom.
Dalam forum tersebut, para peserta mendalami urgensi penguatan basis penerimaan negara melalui perluasan cakupan objek dan subjek pajak, sebagai langkah kunci menjaga stabilitas dan ketahanan fiskal nasional di tengah gejolak ekonomi global yang belum menentu. Selain itu, forum juga menjadi wadah pertukaran pandangan antara pihak fiskal, akademisi, dan praktisi guna merumuskan pendekatan yang lebih adaptif, transparan, dan berkeadilan dalam sistem perpajakan Indonesia.
Kehadiran perwakilan perguruan tinggi dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. Dunia akademik berperan sebagai mitra analitis dalam merumuskan strategi, sekaligus jembatan sosialisasi kebijakan kepada masyarakat luas. Pihak Kanwil DJP Sumsel-Babel menyambut baik partisipasi aktif dari kalangan akademisi, yang dinilai dapat memperkaya perspektif dalam merancang kebijakan perpajakan yang relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Melalui dialog ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kokoh antara Direktorat Jenderal Pajak, Tax Center, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran bernegara, kepatuhan sukarela, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung sistem perpajakan yang kokoh dan berkelanjutan bagi kemajuan bangsa.
