
PALEMBANG – Dalam rangka pelaksanaan tahapan demokrasi mahasiswa di lingkungan Universitas Sjakhyakirti, Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) telah menetapkan agenda penting berupa kegiatan Penyampaian Visi dan Misi bagi calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa. Kegiatan ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Mei 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di ruang kelas Gedung Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti.
Hal ini tertuang secara resmi dalam surat edaran nomor 234/RUS/KM/V/2026 tertanggal 20 Mei 2026, yang ditandatangani oleh Pj. Rektor Universitas Sjakhyakirti, Dr. Maulan Irwadi, SE., M.Si., Ak.CA.CSRS. Melalui surat tersebut, pihak pimpinan universitas mengundang sekaligus meminta kehadiran para pimpinan fakultas dan perwakilan mahasiswa untuk turut serta menyaksikan agenda strategis ini. Pihak yang diharapkan hadir meliputi para Dekan Fakultas, Wakil Dekan III di seluruh lingkungan universitas, serta perwakilan mahasiswa sebanyak 5 orang dari masing-masing fakultas.
Ada dua pasangan calon yang telah ditetapkan secara sah dan berhak menyampaikan gagasan mereka dalam forum ini, yaitu Pasangan Calon Nomor Urut 1 yang diusung oleh Rafli Kusairi berpasangan dengan Adelia Nur Hafifah, serta Pasangan Calon Nomor Urut 2 yang diwakili oleh M. Jerry Wahyudi bersama Ryan Permana. Kedua pasangan ini telah lolos seluruh tahapan verifikasi administrasi dan kelayakan, sehingga siap bersaing secara sehat, sportif, dan demokratis demi kemajuan bersama.
Kegiatan penyampaian visi dan misi ini merupakan salah satu tahapan krusial dan sangat substansial dalam rangkaian proses pemilihan pemimpin mahasiswa. Momen ini menjadi wadah resmi bagi para calon untuk memaparkan gagasan, program kerja, arah kebijakan, serta rencana kontribusi nyata yang akan dijalankan apabila nantinya dipercaya memegang amanah memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa. Di hadapan para pimpinan fakultas dan rekan-rekan mahasiswa, setiap calon akan memaparkan bagaimana mereka berkomitmen menjembatani aspirasi mahasiswa dengan pihak manajemen universitas, serta bagaimana mewujudkan kemajuan organisasi dan kesejahteraan sivitas akademika.
Kehadiran para Dekan dan Wakil Dekan III dalam kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam. Hal ini menegaskan peran strategis dan dukungan penuh pihak universitas terhadap kemandirian dan dinamika organisasi kemahasiswaan. Kehadiran pimpinan fakultas menjadi bentuk pengawalan, sekaligus kesempatan untuk memahami secara langsung aspirasi dan pemikiran para calon pemimpin masa depan, sehingga terjalin sinergi yang kuat antara manajemen kampus dan organisasi mahasiswa dalam memajukan mutu pendidikan dan pelayanan.
Sementara itu, keikutsertaan perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas menjamin prinsip keterwakilan dan keterbukaan informasi. Mahasiswa selaku pemilik hak suara berhak mengetahui arah kebijakan yang ditawarkan, sehingga nantinya dapat menentukan pilihan yang cerdas, rasional, dan tepat sasaran demi kemajuan bersama. Proses ini juga menjadi sarana edukasi demokrasi yang nyata, mengajarkan mahasiswa untuk memilih pemimpin berdasarkan gagasan dan program kerja, bukan sekadar popularitas semata.
Pihak universitas berharap, melalui kegiatan penyampaian visi dan misi ini, lahir pemimpin mahasiswa yang memiliki kapabilitas, integritas, serta visi yang selaras dengan tujuan dan nilai-nilai luhur Universitas Sjakhyakirti. Organisasi mahasiswa diharapkan tetap menjadi mitra strategis kampus dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, wadah pengembangan bakat dan minat, serta garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai karakter dan etika.
Agenda ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Sjakhyakirti dalam menciptakan lingkungan akademis yang demokratis, transparan, dan partisipatif. Melalui mekanisme pemilihan yang terstruktur dan bertanggung jawab, kampus terus berupaya mencetak tidak hanya lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga pemimpin-pemimpin muda yang tangguh, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
